500 Days Of Summer : who’s gonna take the blame for the mess ? Is it Summer or Tom?

500 days of summer movie poster

500 Days of Summer is one of the most favorite movies for me. Film ini sebenarnya sangat simple, tentang bagaimana seorang pria melupakan wanita pujaannya, tapi sebenarnya banyak aspek psikologis dan social yang bisa kita lihat dari film ini.

Marc Webb with Zooey Deschanel (Summer) & Joseph Gordon Levitt (Tom)

Film ini disutradarai oleh Marc Webb, dan beliau-lah yang membuat film ini semakin unik, karena Webb sendiri bukanlah seorang sutradara film, dia adalah music video director. Marc sudah membuat banyak video music termasuk video clip dari Jimmy Eat World , Hoobastank , Live dan Switchfoot! Wajar sekali film ini jadi semakin menarik, karena cara penyutradaraan Webb yang sangat nyentrik, didukung oleh naskah yang luar biasa lugas tapi meaningfull, selain itu soundtrack yang luar biasa menarik dan anti –mainstream membuat film ini semakin menonjol ! Oh ya, gak lupa , Marc Webb akan menyutradarai film Spiderman yang ke – 4 : The Amazing Spiderman, cant wait to see his second debut🙂

Seperti yang sudah disounding di film ini at beginning, This is not a Love Story, Its Story About Love ,saat saya bertanya ke beberapa teman saya, “menurut lo kenapa tagline-nya begitu ya ?” , banyak yang bilang karena bukan happy ending, then it came up in to my mind , Love story pun ga semuanya membahas tentang happy ending, so itu bukan alasan yang tepat buat saya. Akhirnya saya menemukan reasonable reason for me kenapa tagline tersebut dipakai, karena memang di film ini menekankan tentang gejala-gejala dan pembelajaran tokoh utamanya tentang cinta, dan tidak terlihat secara eksplisit apakah mereka ber-2 in Love atau tidak, sampai ending movie pun orang berhak berintepretasi, sebenarnya apa sih yang terjadi antara mereka berdua ?! Well, its not a love story then, its story about 2 people who’s struggle to find what’s love in their life ..

Wak, membahas opening narasi dari film ini saja sudah seru, apalagi kelanjutan filmnya, tetapi dari keseluruhan aspek dari film ini, saya paling tertarik membahas -> who’s the real victim here ? Who’s really incharge for this mess ? Is it really Summer ? or maybe its Tom himself ?! So many people tell me Summer is a bitch !! hahahaha. Frankly speaking, I don’t feel that way , why I said that , because :

  • Well maybe it’s true that she left Tom in a mess, but she never told Tom that you’re the one for me or I love you or something like that to emphasize that this is a serious commitment. Saya jadi teringat salah satu episode the Sex and The City , yang merupakan ending dari season 1, where Carrie ask Mr.Big, where’s this relationship going? And Big refused to tell Carrie that she might be the one. I love Carrie, she took it very well, decided to move on and broke up with Mr.Big, meanwhile Tom is still continue to have relationship with Summer and kept all the question inside his head, and he only wait until the moment came, and Summer dump him! Hey, dude if he’s not in the same page with you, why did you not stand up for your self?!
  • Tom is having an ideal concepts about relationship just like in Hollywood Movie, even her sister Rachel told him: Just because she likes some bizarro crap like you do, doesn’t mean she is your soul mate hahahaa. I guess Tom is leaving in his own concepts of Love, he took definition of Love too literally
  •  Tom: Look, we don’t have to put a label on it. That’s fine. I get it. But, you know, I just… I need some consistency. Summer: I know. Tom: I need to know that you’re not gonna wake up in the morning and feel differently. Summer: And I can’t give you that. Nobody can -> Tom is open to be hurt, if u do love this woman, don’t take a risk not to put a label on that relationship,secara terus terang Summer bilang, dia gak bisa memberikan garansi tersebut.
  • Tom always remember the good ones about Summer. Hal ini disadari oleh Rachel, she said that “Look, I know  you think she was the one, but I don’t. Now, I think you’re just remembering the good stuff. Next time you look back, I really think you should look again “ Tom masih tenggelam dalam memory, dia masih gak terima kalau kenyataannya : Summer does not just into him !

Dari point-point yang telah saya tuliskan, clearly that according to me, Tom is the guilty person for his mess. Dialah yang membuat 500 day itu terjadi, bukan Summer. Summer is a bitch, yess she does, because she stood up for what she believes, when she’s not feel that way for Tom, She directly said, it is not working and leave him. Mungkin karena apa yang dilakukannya sangat terus terang dan berani, orang-orang merasa dialah yang bersalah!

Mungkin hal penting yang bisa kita ambil dari film ini adalah :

  1. Jika kamu sudah merasakan bahwa kamu sudah menjadi korban atau merasakan bahwa hubungan ini will not working, stand up for your self! Speak Up and take action. Just like Elle Wood (in Legally Blonde 1) said in the court -> I was wrong to let that hair stylish cut my hair so short, I know she’s going to but I didn’t say anything to stop her. Sama seperti Tom, dia membiarkan dirinya tenggelam dalam hubungan tanpa status tersebut, dan jangan lupa satu fakta kalau dia juga membiarkan dirinya tenggelam di comfort zone bekerja sebagai card copy writer dibandingan meneruskan cita2 sebagai arsitek
  2.  Cara terbaik keluar dari kegagalan adalah keluar darinya ! so when its failed, leave it behind. Proses untuk adjusting memang ada, tapi jangan lupa there are so much more in this life untuk dinikmati

Banyak sekali Summer- Summer lainnya yang akan kita temui dikehidupan kita ini, mungkin bukan hanya di dunia percintaan tapi juga pertemanan, pekerjaan. Dimanapun kita akan menemukan orang yang akan menggantungkan kita dalam suatu ketidakpastian, mungkin itu kantor yang gak penah memberikan kepastian pengangkatan status karyawan atau juga calon mertua yang tidak pernah memberikan tanggal pasti untuk menikah dan masih banyak hal lainnya, itu hanya sekedar contoh saja. So melalui film ini Lets learn to speak up and act for your own destiny! Jika kamu menemukan kegagalan, jangan berkecil hati, ingat percakapan saat Tom bertanya kepada Summer tentang pria2 yang dipacarinya sebelum Tom :

Tom :  Why, why did those relationship not working ? ;  Summer : what always happen, LIFE ….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s