U know what is bothering me ? People always asking me, what’s bothering me ?!

 

Tagline untuk posting hari ini memang agak provokatif ! ini, bukan ungkapan dari curhatan saya pribadi, tapi saya ingin bahas kejadian dalam kehidupan kita sehari-hari…

Sambil diiringi permainan piano lagu Dindi (Jobim) dari seorang sahabat, Rieke, MMh kenapa saya menulis ini karena suatu hari saya sedang melihat seorang teman yang sedang tidak dalam kondisi yang baik,just say a break up problem,  doi kelihatan gak mood dan cranky… Setiap orang disekitarnya selalu bertanya “ lo kenapa sih ?”, “ lo gak apa2 kan ?” dan saking seringnya mendengar pertanyaan itu, teman saya berkata : lo nanya2 mulu, bikin pusing tau !!

Two and a half man

Dan saya pun teringat dengan salah satu cerita di serial Two and A Half Man, dimana Jake sedang tidak dalam kondisi mood yang baik, dan semua anggota keluarganya bertanya, “ dude, what’s bothering you ?” , “ are u oke “ ? and Jake started to become very angry, he said : U know what is bothering me ? People always asking me, what’s bothering  me ?!  That’s a harsh statement, but sometimes, we have to admit that we usually do that to people, we do asking a friend, a sister or relatives, “what’s bothering you?” when they haven’t share any information with us.

Saya pun tiba pada suatu pengamatan bahwa, pada dasarnya setiap manusia menginginkan space untuk dirinya sendiri, sometimes dalam kehidupan ini kita punya tombol ON & OFF, sometimes kondisi kita sedang ON dan ingin berbagi dengan orang lain, sometimes we just feel not in the mood to share our feelings to other people ! Dan sepertinya hal ini yang sering kurang dipahami dalam berhubungan atau berelasi dengan orang lain. Sometimes saat kita melihat teman kita sedang sedih karena suatu hal, kita berkali2 bertanya hal itu berulang2 , padahal kondisinya dia sedang tidak bisa berbagi dengan kita !

MMh… mari kita lihat ada beberapa factor yang menyebabkan manusia itu sering merasa ingin tahu dengan kondisi orang lain :

  1. They do really care about what happen to you
  2. They just want to know alias kepo
  3. They just want to ensure what happen to you is not related or caused by them!

Nah , saya ingin membahas lebih detail tentang point no 3, dan kenapa saya menuliskannya ! Point no 3 itu mulai kepikiran saat saya melihat beberapa teman saya cerita, kalau pacarnya tiba2 diem, dan kalau ditanya bilangnya nothing wrong, dan emang ga ada kejadian apa2 ?! atau saat temen se-tim kerja tiba2 diem dan berubah intonasi ngomongnya kalau kita tanya, …saat saya nanya, kenapa sih panic banget ? mereka mostly jawab, “ gw takut gw punya salah”,, dan saat statement itu terucap, saya kembali mikir , kadang rasa paranoia kalau mereka berbuat salah lebih besar dibandingkan rasa kawatir sesungguhnya dengan apa yang mungkin menimpa orang tersebut ?!

Gak heran manusia punya rasa tersebut, karena dasarnya manusia itu punya “ ego”, nah kembali ke kapasitas dari masing2 manusia seberapa besar mereka mengelola ego mereka untuk kepentingan sendiri. Saya sendiri percaya setiap manusia ga bisa lepas dari yang nama –nya ego, seberapa pun baiknya dia, dia pasti mempunyai ego dan punya needs “ to feel better” saat dia melakukan apapun.

Phoebe and Joey

Percaya apa gak, menurut saya tiap perbuatan termasuk menolong orang pun mengandung ego ! Inget banget waktu itu di salah satu episode Friends, dimana Phoebe dan Joey taruhan ! Menurut Phoebe berbuat baik dengan orang lain itu tidak ada rasa ego dimana kita tidak mungkin merasa feel better saat kita sudah menolong orang lain ! Joey dengan gaya polosnya bilang kalau gak mungkin ga ada rasa ego, dan Phoebe pun membuktikan dengan cara menyumbangkan duit yang dia punya untuk acara amal, the she feels happy after doing that !! then dia pun sadar, even dia melakukan sesuatu untuk orang lain , tetap ada impact emosi / perasaan yang positif yang dirasakannya hahahahaah….. Well, saya ngomong ini bukan berarti ingin bertentangan dengan ilmu agama yang mengatakan perbuatan baik itu adalah baik, saya percaya itu tetap baik tapi manusia tetap manusia dimana pasti ada timbal balik yang dirasakan saat melakukan perbuatan baik itu !

Kesimpulan yang bisa saya ambil adalah sometimes rasa ingin tahu kita tentang sesorang juga ada unsur kita ingin memastikan apakah itu related dengan kita ! Seperti akhirnya alasan dari orang tua Jack untuk bertanya terus –menerus mengapa dia bad mood adalah untuk memastikan apakah mereka bersalah akan hal itu ?! Dan ternyata alasan Jack bersikap seperti itu adalah yah, dia sedang gak mood aja dan lebih suka bermain gitar untuk punya waktu dan space sendiri !

So mungkin kita harus tau kapan tepatnya kita bertanya dengan konstan kondisi teman kita yang sebenarnya seperti apa , kapan kita harus mendiamkan dia karena sometimes manusia memang hanya butuh waktu sendiri untuk menyelesaikan masalah apapun yang dialaminya saat itu ….

Dalai Lama

 

Well we might need other people, for sure we do, but sometimes there are moments that we want to soothe our mind, contemplate and relax !!! Even Dalai Lama said : “ People need to spend their alone time every day “

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s