Movies Review : I am woman, hear me roar in numbers too big to ignore !!

Kata2 diatas diambil dari lagu I am a Woman by Helen Reedy. Maybe we’re not familiar with this song, but if I tell you that this song is the one that sing by Sex and The City Cast on their second movie, I believe u will directly know it ! Lagu ini dinyanyikan oleh Carrie cs di film kedua mereka saat mereka ada di club saat berlibur ke Abu Dhabi ! This song is really good dan pastinya sesuai banget dengan their personality as a strong, independent but full of anxiety women!! hahahaah

But Sex and The City is not the main theme of this blogpost ! In 2011 and early 2012 , we have seen some incredible movies that dominated by women !! Those movies really shown the quite power, and what kind of stuff terbesar di tahun 2012, tanpa kita film yang bertema dan didominasi oleh cast wanita adalah penguasa tahun ini ..

Here Is the list :

 

The Help Movie

The Help

What does it feel like to raise a white child when your own child’s at home is looked after by somebody else?

That is one of the several questions that pop-out from The Help Movie.

What can I say? I really love this movie a lot. Film ini adalah adaptasi dari sebuah novel dengan judul yang sama – karya Kathryn Stockett . Banyak hal yang menyukai film ini mulai dari naskah yang sangat brilliant, acting pemainnya yang luar biasa dan cukup mengharubiru penonton. Brief info about The Help Novel – is written by Kathryn Stockett and it was a summer sleeper hits! It took 5 years for Stockett to finish the novel , and the script was rejected by 60 book agencies before it published. Finally this book is adapted to a movie – with the same title. The Film was written and directed by Stockett childhood friend, Tate Taylor.

Aibileen Clark adalah tokoh utama dalam film ini, hal yang paling membuat saya tergugah adalah pertanyaan pembuka pada film ini yang sudah saya tuliskan diatas. Aibileen menjawab pertanyaan tersebebut hanya dengan menatap foto anaknya yang ada di dinding. Satu pertanyaan yang masih sangat saya ingat adalah : Do you know that you’re gonna be a maid ? – dan pertanyaan tersebut dijawabnya dengan singkat bahwa dia tahu bahwa dia akan menjadi pembantu/pengasuh karena orang tuanya pun adalah seorang pembantu/pengasuh.

Di film The Help ini – women is the central of the movie ! Film ini mempertunjukan beragam sisi dan peran dari seorang wanita, tanpa kita sadari kekayaan dari penggambaran karakter dan stereotype dari wanita yang membuat kita tenggelam dalam film ini. Berikut ini adalah karakter & stereotype yang berhasil saya review di film ini :

  • Women as the backbone of the family : part ini digambarkan dengan jelas oleh para pengasuh berkulit hitam yang berhasil dibawakan dengan apik oleh Viola Davies, Octavia Spencer cs. Para pengasuh ini adalah tulang punggung keluarga, please artikan kata tulang punggung beyond the interpretation. Tulang punggung disini selain mereka lah yang menjadi sumber utama pencari nafkah, mereka tanpa disadari menjadi sandaran utama dari keluarga tempat mereka bekerja. Masih ingat saat Aibleen mendidik Mae Mobley dengan selalu mengatakan : you is kind, you is smart, you is important. Aibleen tanpa sadar sudah menjadi sosok Ibu dari Mae Mobley. Atau masih ingat adegan Constantine menemani Skeeter di taman dan memberikan encouragement bahwa Skeeter is a different woman who will not be the same with other ordinary women cos she has courage and dream ! Para pengasuh ini menjadi tulang punggung dan tempat bersandar di tiap keluarga tempat mereka bekerja dan mereka bekerja sendiri ! Seperti layaknya wanita pada umumnya, they have nature as the nurturing creature in real world dan film ini menggambarkan betapa kuatnya wanita menjalankan berbagai peran dala hidupnya, sebagai ibu, sebagai pekerja, Women really do rule the world. But sometimes we just haven’t figured it out yet.
  • Emma Stone as Eugena "Skeeter" Phelan

    Social pressure for women is really high!! Wanita selalu berhadapan dengan social pressure yang berat. Dalam film The help ini, mari kita lihat nasib SKeeter , she’s only 23 years old – just graduate from Ole Miss but no one on her years,  look that as an achievement – for them she’s still a single girl – long way to get married ! Yeaah, for this marriage thingy – the pressure is really on women! If a guy is successful, single – people usually look at them as the Hot Bachelor but women?! wooow this world is kinda cruel for a successful – 30 something single women that’s why Carrie Bradshaw said : its forgivable for single women to buy expensive shoes , its hard to walk on single women shoes in this world ! Hal tersebut lah yang dialami oleh Skeeter, she is different cos instead of doing the husband hunting, she is hunting for a dream job ! Tokoh Skeeter ini sukses dibawakan oleh Emma Stone! Dengan gaya nyeleneh, cuek dan lempeng – Emma sukses membuat tokoh Skeeter menjadi karakter yang jauh dari mainstream. Skeeter selalu ada di sekitar kita, mereka adalah wanita2 yang mungkin menolak berkompromi hanya semata2 untuk mengikuti pattern social, dan mesti diakui berat berada di posisi wanita seperti Sketeer apalagi di Negara yang cukup konservatif seperti Indonesia.

  • Bryce Dallas Howard as Hilly Holbrook

    Women in control – Ms. Hilly Holbrook is a woman in control ! Dia berhasil untuk menjadi leader , gak hanya dalam rumah tangga tetapi juga dalam perkumpulannya. Kali ini saya gak mau membahas dia sebagai tokoh antagonis, tapi yang menarik untuk diulas adalah power dari wanita ini. Kalau dilihat dia tetap manis, anggun seperti ibu rumah tangga lainnya tapi dengan quite power, Hilly berhasil menjadi seseorang yang diperhitungkan di lingkungannya esp in terms of against the civil rights movement! Walaupun yang dilakukannya sangat ekstrim, as a woman we have to admit that Hilly is a kind of women who might be able to run and control the world with her persistence and courage!

 

Bridemaids

Who did say that women can’t be funny? –  Paul Feig (Director of Bridesmaid)

Seperti yang kita tahu, film comedy sekarang ini di dominasi oleh pria, mulai dari Jim Carrey , Adam Sandler dan bahkan film bertema pria lainnya seperti 40- years old virgin , Knocked Up, atau American Pie Series. Saat pertama kali melihat Bridemaids – saya langsung penasaran nontonya, karena cast film ini di dominasi oleh wanita, bahkan pria hanya pemanis dari film ini  dan film ini pure ber-genre comedy dan yang paling bikin penasaran adalah naskah film ini di tulis oleh Kristen Wiig – pemeran utama Annie Walker di film ini , penampilan Wiig yang paling saya ingat adalah di film Whip It – bersama dengan Ellen Page !

Hilariously Funny and Touching! – Ini adalah komen saya untuk film ini , yang bikin makin menyentuh adalah lagu Hold On dari Wilson Phillips yang secara gak langsung bener2 related dengan isi cerita film ini, dan I love Wilson Phillips dari jaman SD hahahahah …

Tema dari film ini adalah persahabatan 2 orang wanita yang harus mengalami perubahan dimana salah satu dari mereka akan menikah ! Film ini berbeda dari film2 cewek lainnya yang menye2 dan melankolis ! Dialog film ini cerdas banget, film ini sukses menggambarkan semua sisi ketakutan dari wanita usia diatas 30 yang belum menikah dengan sangat menarik. Contohnya adalah dialog saat Annie dan Lilian berantem di Bridal Shower, instead of saying women cheesy thing to show they hurt, Lilian said to Annie – Why can’t you be happy for me, and then go home and talk about me behind my back like a normal person?- it’s hilarious .., karena believe or not , women does that. Ada nature di wanita yang memang selalu sulit untuk melihat kesuksesan wanita lain, mungkin hal itu disebabkan oleh tingkat anxiety wanita yang lebih tinggi dibandingkan pria.

Mellissa McCarthy as Megan

Tokoh favorite saya di film ini adalah Megan – yang dibawakan dengan sangat gila oleh Melissa McCarthy ! Megan adalah wanita yang mau fight back untuk hidupnya , dan gak nyerah gitu aja dibalik sikap Freak dan penampilan fisiknya yang sangat memprihatinkan hahahaah.

Adegan yang paling menyetuh adalah saat Megan berperan sebagai LIFE , she said that hey, Annie , this is me LIFE and now I am hitting you – I just love this scene, especially when she said that I don’t associate with people who blame the world for their problems. You are your problem. You are also your solution. – Yes, itu adalah problem pertama dari wanita, sometimes kita selalu merasa kita adalah korban, tapi tanpa sadar sebenarnya masalah itu dibuat oleh diri kita sendiri ! Its easy just to blame men, world, friends – saking sibuknya kita menyalahkan yang lain , kita lupa mencari solusi, dan sebenarnya solusi kita adalah diri kita sendiri, its not about what happened to you but how you act and handle what happened to you !  Just like Wilson Phillips say in Hold On – Someday somebody’s gonna make you want to turn around and say goodbye, Until then baby are you going to let them hold you down and make you cry, Don’t you know? Don’t you know things can change? Things’ go your way, if you hold on for one more day !

I think this movie is very recommended for all women ! Instead of feeling shitty – melancholic and sorry  (esp. about men) for yourself , maybe you should remember that things will go your way, if you control ! You are the solution of your problem!  Gak heran film ini juga merajai nominasi Golden Globe Awards, Critics Choice Movie Awards, etc !

 

Iron Lady

A person’s life has to mean something. – Margaret Thatcher

The Iron Lady is a British Biographical movie about Margaret Thatcher – The Longest Serving Prime Minister of UK. Tokoh Margaret dibawakan oleh aktris kawakan Meryl Streep, bisa dibilang aktris dari Ms. Streep ini supeeeer luar biasa , apalagi di dukung dengan make up yang brilliant, membuat saya terpana melihat kemiripan beliau dengan Ms. Thatcher herself ! Film review blog Movie Metropolis praised Streep’s performance but criticized the lack of depth given to the rest of the story, which seemed to only focus on the glory days of Thatcher’s reign

Margaret Thatcher is a legend, she is inspirational for all the women in the world , she is the definition of Women can RUN the WORLD !! Dari segi film, mesti diakui film ini beralur sangat lambat luar biasa, tapi sangat menyentuh terutama saat kita melihat wanita sekuat Thatcher bisa merasakan lost – saat dia kehilangan suaminya , believe or not dibalik wanita hebat pasti juga ada pria yang luar biasa sabar yang mampu memberikan support !  Masih kah anda yang sudah menonton film ini ingat akan dialog ini :

 

Young Margareth & Denis Thatcher

Margaret: I will never be one of those women who stay silent on the arm of her husband. One’s life must matter, Dennis.
Denis Thatcher: That’s why I want to marry you, my dear.

That’s why I said , kekuatan utama dari Margareth Thatcher ada di Denis Thatcher ! Denis is what she needs. Margareth is already great in her own way, and Denis make her to be the best !

Film ini mengajarkan kita untuk fight and control diri kita dalam rangka menemukan destiny dari hidup kita , Watch your thoughts for they become words. Watch your words for they become actions. Watch your actions for they become…habits. Watch your habits, for they become your character. And watch your character, for it becomes your destiny! What we think we become. ! Sebenarnya sama seperti di film Bridemaids, di film itu kita juga di ajarkan untuk selalu menjadi solusi dakam hidup kita, karena semua kebahagiaan , kesedihan ada di tangan kita sendiri !

Adegan yang paling menyentuh untuk saya adalah adegan terakhir saat Margareth mencuci cangkir tehnya sendiri, saya lalu teringat akan apa yang pernah di ucapkan ke Denis, kalau dia tidak akan pernah mau hanya menjadi istri yang diam dan hanya mencuci cangkir teh setiap harinya – dan ironisnya hal tersebut tetap harus dilakukannya ! Hal ini sangat menarik karena dalam kenyataannya banyak sekali wanita yang selalu mempunyai aspirasi for become something, tapi kita tidak bisa mengelak ada peran dasar wanita juga yang masih tetap harus kita jalankan di masyarakat, dan keluarga and we can’t just forget about that , even Margareth Thatcher still washes her own dish ahahaha🙂

 

3 Film diatas adalah film yang bertema wanita dan di dominasi oleh cast wanita yang patut diacungkan jempol ! Gak hanya menghibur tapi juga realistis dan not only selling fairytale – Hollywood dream untuk dicerna. Sudah saatnya memang kita lebih memilih hiburan dengan selektif , gak ada salahnya memilih hiburan yang lebih inspiratif untuk ditonton , karena inspirasi untuk membuat hidup lebih baik bisa dateng dari mana aja, dan film adalah salah satu dari sekian banyak tempat untuk mendapatkannya ! Dan 1 hal yang saya garis bawahi dan saya dapat dari ketiga film ini adalah : Happiness is not a destiny, its totally a method of LIFE !!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s